Ketahuan Pakai Sepatu Impor, PNS Jabar Harus Push Up 200 Kali

Bandung – Setelah melaunching Penggunaan Sepatu Buatan Indonesia hari ini, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menegaskan PNS harus memakai sepatu produk dalam negeri saat bertugas. Jika ketahuan ada PNS memakai sepatu impor, akan dihukum untuk push up 200 kali. “Saya kasih toleransi sebulan agar pimpinan OPD memeriksa PNS di dinasnya masing-masing. Nanti sebulan lagi saat upacara pagi, akan saya panggil acak PNS dan disuruh buka sepatu. Kalau sepatunya ketahuan buatan luar negeri, push up 200 kali,” kata Heryawan. Hal itu dikemukakan Heryawan saat melaunching Penggunaan Sepatu Buatan Indonesia di area parkir barat Gedung Sate, Jalan Cilamaya, Kamis (9/6/2011). Menurutnya, keberpihakan pemerintah pada barang dalam negeri caranya memang harus dipaksakan. “Dengan cara seperti ini, kita mengajak semua orang, khususnya PNS untuk memiliki keberpihakan pada masyarakat,” ungkapnya. Disinggung seriuskah hukuman tersebut, Heryawan mengiyakannya. “Saya serius. PNS kan punya banyak uang, untuk beli sepatu masak enggak bisa,” tegasnya. Namun ia meminta para pengrajin sepatu untuk menjaga, bahkan meningkatkan kualitas produknya. Hal itu agar produknya bisa bersaing dengan sepatu impor. Apalagi saat ini barang buatan Cina bebas masuk ke Indonesia dan memiliki harga murah. “Semua kelemahan harus dibenahi. Produsen sepatu dalam negeri juga harus membuat sepatu berkualitas tapi dengan harga yang mampu bersaing dengan produk luar, khususnya produk Cina,” jelas Heryawan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Fery Sofwan mengatakan sudah menyebarkan informasi di mana saja bisa memperoleh sepatu berkualitas, khususnya Cibaduyut Bandung dan Ciomas Bogor. “Kami sudah mendata dan menyampaikannya ke masing-masing kepala daerah dan dinas se-Jabar. Dengan seperti ini, diharapkan ada peningkatan penjualan sepatu produk dalam negeri serta bisa memajukan perekonomian masyarakat,” tandas Ferry. (ors/ern)

Sumber:

http://bandung.detik.com/read/2011/06/09/160532/1656951/486/ketahuan-pakai-sepatu-impor-pns-jabar-harus-push-up-200-kali?991101mainnews